An engineer (soon to be), a dancer, a food enthusiast, an amateur food photographer, a traveller, a lover.
Showing posts with label I love. Show all posts
Showing posts with label I love. Show all posts

Tuesday, April 7, 2020

"Apa definisi sayang menurut kamu?", intan bertanya padaku malam ini. Aku menjawab, "sayang itu ialah ketika aku memberikan waktuku padamu". Lalu sekitika ia merespon, "lalu kalau kamu sibuk bermain game dan tidak memberikan waktumu padaku, kamu tidak sayang". Aku jawab "aku sayang, karena kita masih bersama."

Masih tampak raut tak puas pada wajahnya, aku bertanya padanya, "menurut kamu apa itu sayang?". Dia menjawab, "sayang itu adalah ketika seseorang ingin melindungi, memberi perhatian, dll". Lalu aku sekita memikirkan kata yg lebih simpel daripada definisi2 diatas yaitu, "sayang itu adalah ketika ingin memberikan segalanya tanpa mengharapkan kembali". Intan tidak setuju, menurut dia itu adalah kasih ibu. Jadi kami sepakat bahwa definisi sayang ialah "sayang adalah perasaan ingin memberikan." Titik.

Jadi kamu beneran sayang?

Monday, December 30, 2019

Dibikin part. 2, karena ternyata gua pernah nulis judul blog "Bandung" juga, silahkan dicek isinya apa. Gua pun kaget ternyata pernah buat artikel dengan judul ini, dan isinya ternyata begitu.

------------------------------------

Aku menghabiskan masa cuti ku tahun ini untuk liburan ke Bandung. Tidak semua, hanya sebagian besar. Rencana awalnya memang aku bertujuan untuk menghabiskan seluruh waktu cutiku untuk liburan di Bandung, tapi aku memiliki kekhawatiran, kekhawatiran akan kesehatanku. Yang pertama, aku tinggal di rumah eyangku di Cimahi, yg mana setiap aku kesana lebih dari 2 malam, biasanya aku akan merasakan sesak napas. Mungkin karena aku alergi bulu kucing (eyangku memelihara kucing fyi) dan debu (Aku tidur di lantai 2 yg aku pikir jarang disapu oleh eyangku). Kemudian yg kedua ialah, kondisi badanku ketika ke Bandung kemarin memang betul2 tidak fit 100%, aku masih flu dan demam. Jika aku terus menerus di Bandung, aku akan sering main, dan bisa jadi membuat tubuhku tambah parah.

Aku tiba di Bandung ialah pada tanggal 21 Des. Cuaca agak mendung saat itu, aku bergegas bersama intan untuk segera mengambil motor yg sengaja aku sewa untuk kebutuhanku menjelajahi Bandung semasa cuti. Setelah itu, kami mulai jalan2, pertama dengan mengisi perut terlebih dahulu, karena memang sudah waktunya makan siang. Kami mengunjungi Mie Linggarjati,  yg tak disangka sangka, ternyata memiliki alpukat kocok yang enak.

Yamin manis babat + alpukat
Spot kedua yang kami kunjungi ialah museum geologi. Sejujurnya, 2 spot ini aku terinspirasi oleh salah satu temenku, di IG Story dia beberapa waktu sebelum aku ke Bandung, dia mengunjungi spot2 tersebut, oleh karena itulah aku jadi terinspirasi untuk mendatangi objek wisata itu. Namun khusus yg museum geologi, mengapa aku begitu minat adalah untuk mengenang masa PDKT ku dulu dengan intan haha. Jadi dulu saat pertama kali aku ke museum geologi (study tour sekolah) aku dan dia masih belum pacaran, jadi ketika aku dekati, dia menjauh, dan begitu seterusnya. Namun kini?

Dideketin tapi ga menjauh >.<
Malamnya, kami makan di bubur ayam gibbas yg terkenal akan porsi ayamnya yg super banyak dilanjut dengan ngobrol2 tidak santai di lacamera sambil makan chicken waffle (tiba2 ngidam chicken waffle pas di Bandung, untung dapet rekomendasi dari aris).

Menarique ga seh

Ayamnya 1 mangkok sendiri men
Hari-hari esoknya aku lebih banyak menghabiskan waktu untuk bermain boardgame, ngobrol2 tidak jelas serta bertemu dengan teman2 baru.

Jumlah player terbanyak setelah lulus kuliah 
Aku pulang kembali ke Jakarta pada tanggal 26 Desember pukul 04.30 dari Cimahi. Aku pulang bersama Ibuku dengan mengendarai mobil. Aku tidak menyetir, karena aku kurang enak badan, namun sepanjang perjalanan aku tidak bisa tidur. Adalah Hal-yang-sangat-umum-terjadi ketika aku melakukan perjalanan Jakarta-bandung ataupun sebaliknya aku tidak bisa tidur akibat aku banyak memikirkan sesuatu. (Silahkan cek postingan ku disini tentang pikiranku saat dalam perjalanan Jakarta-Bandung).

Dalam perjalanan pulang itu, aku memikirkan kembali, mengapa aku sangat ingin berada di Bandung? Apakah karena suasananya? Apakah karena teman-temannya? Atau karena faktor dari dimensi lain yg menarikku untuk segera kembali ke Bandung? Aku tidak tahu. Tapi yang jelas, aku selalu ingin ke Bandung. Entah sendiri, entah bersama teman. Aku yakin aku tidak akan kesepian ketika aku di Bandung, aku bisa menemukan teman-teman baru atau bahkan mungkin ya aku hanya berjalan-jalan santai saja di Bandung menikmati sejuknya udara Bandung. Bahkan aku bermimpi, di masa tuaku, aku ingin memiliki kos2an di daerah dago, dan aku tinggal di dekat situ.

Karena aku setuju kata-kata Pidi Baiq, yg terpampang jelas di terowongan jalan Asia Afrika, yg terdapat pula di Novel Dilan:

"Dan Bandung bagiku bukan cuma masalah geografis, lebih jauh dari itu melibatkan perasaan, yang bersamaku ketika sunyi"

Wednesday, May 31, 2017

"Dan Bandung bagiku bukan cuma masalah geografis, lebih jauh dari itu melibatkan perasaan, yang bersamaku ketika sunyi" - Pidi Baiq
Foto itu gua ambil pas lagi jalan2 di alun-alun Bandung, weekend, jam 10 malem kalo ga salah. Sekilas tentang Pidi Baiq, dia lulusan FSRD ITB, pemilik rumah makan illuminasi, dan penulis novel Dilan yang terkenal itu. Kalo balik lagi ke topik, gua setuju dengan Pidi Baiq, "Bandung bukan cuma masalah geografis".

Foto depan pintu SB2 Sabuga


Sekarang dah bulan Mei, mau masuk ke bulan Juni, ini artinya gua dah wisuda 2 bulan yang lalu. Selama 2 bulan itu pun, gua masih sering main-main ke Bandung. Bukan karena ada alasan khusus seperti ada magang atau kuliah atau apapun, namun cukup karena gua belum mampu untuk melepaskan Bandung.

Foto 1

Bener kata temen2 yang sudah lebih dulu merasakan wisuda. Saat wisuda kemarin, gua bener2 ngerasa kalo "today is mine" banget. Semua orang *lebay* ngasih hadiah, foto bareng, atau at least ngasih ucapan, "selamat". Jadi emang ga salah kalo orang2 bilang "today is yours" bagi mereka-mereka yang diwisuda.

Foto 2


Masa-masa gua masih menjadi mahasiswa merupakan masa yang (paling) bahagia. Ya walaupun tidak semua kenangan berakhir baik, namun gua cukup senang dengan pengalaman dan hal-hal bodoh yang telah gua jalani. Gua sangat tidak menyesal untuk kuliah di Bandung, terkhusus di ITB. Di Bandung, gua merasakan suasana yang berbeda dengan di Jakarta. Di Jakarta, cuacanya sering banget panas, beda sama di Bandung, walaupun terik, tapi tetep aja suasanya ga segersang di Jakarta. Bandung sama Jakarta punya kesamaan pada dasarnya, sama-sama macet. Bedanya ialah kalau di Jakarta, macetnya saat hari kerja dan agak sedikit longgar saat weekend. Di Bandung, gua jarang menemukan macet, kecuali saat weekend dan libur panjang.

Foto 3


Itu baru satu kisah dari mengapa gua sangat susah melepaskan Bandung. Kisah lainnya ialah teman-temannya. Di sini gua bisa dibilang mendapat teman yang (cukup) baik *ehe*. Di MRI misalnya, pada saat terakhir, gua bisa mendapatkan pengalaman untuk mendekatkan diri kepada lutfi dan kevin karena ikut lomba dari univ Gadjah Mada. Selain itu, di INFINITY, walaupun teman-teman gua yang seangkatan dah pada kabur dari Bandung. Ada temen-temen gua dari angkatan bawah yang bisa gua ajak main. Terakhir, temen-temen SMA pejuang April yang ternyata sampe sekarang masih belum bisa lulus juga, aris&grace. Ni 2 orang yang selalu gua telpon pas gua di Bandung buat diajak makan. Males banget ga sih kalo niat lu ke Bandung adalah main, eh malah ga ada temen ngobrol. Makanya gua sering banget ngajak mereka makan.
Foto 4



Namun, apalah arti dari suatu permulaan apabila tidak ada akhir. Pelari maraton tidak akan mencapai garis finish, pemain bola tidak akan mendengar bunyi peluit, pun perjalanan ini. Perjumpaan akan bertemu dengan perpisahan. Itulah yang membuat perjumpaan bermakna. Lu tau bahwa suatu hal itu penting ketika hal itu akan kandas, maka dari itu, lu mengisi hari-hari lu dengan menyenangkan.

Hari ini, tanggal 31 Mei 2017. Gua secara resmi dah ga tinggal di Bandung lagi, kosan gua yang selama 4 tahun gua tinggali, gua serahkan kembali kepada pemiliknya. Banyak kenangan yang telah terjadi, namun gua yakin banyak juga kenangan yang sedang menanti.

Yuhu!

Sunday, December 18, 2016

Menunda begitu menyenangkan sekaligus menyeramkan? Jadi malem ini seharusnya gua sedang mengerjakan skripsi untuk menyelesaikan tugas gua. Namun gua terjebak dengan kecepatan internet yang sangat cepat. Jadilah gua menonton film dan bermain dota 2. Oke main dota 2 gausah dibahas, gua main 2 game, dua duanya menang. Bagian nonton film yang pengen gua bahas. Jadi gua nonton film Alpha House. Ceritanya biasa aja, sebenernya kayak hampir ketebak sih, cuma ya ternyata ada bagian yang sedikit ga gua duga di ending.

Nah, setelah gua selesai nonton, biasalah.. Gua selalu mencari pencarian di google terhadap casting2 pemain yang ada. Dan entah kenapa, gua jadi berujung ke pencarian Pitch Perfect. Nah loh? Bingung ga tuh. Pitch perfect sama Alpha House dah beda film. Kemudian dari pitch perfect ini gua mencari si tokoh utamanya: Anna Kendrick.


Sumber: hellogiggles.com

Gimana? Menurut kalian umurnya berapa? Gua tadinya mikir kalo dia masih awal-awal 20. Nope, salah besar. Si Anna ini kelahiran 1985, yang artinya dah 31 tahun. Ya bener sih, pas syuting pitch perfect 1 dia masih 26/27 tahun, tapi umur segitu kan artinya bukan awal-awal 20 hm. Kalo  di umurnya yang sekarang mukanya agak ada kerut2nya dikit gitu.

Pencarian di google menunjukkan dia pun ternyata pernah main di twilight. Nah loh, yang mana coba? Itu dia ternyata temennya bella. Pemeran pembantu sih, jadi ga begitu mencolok. Selain itu dia juga main di scott pilgrim vs the world. Lagi-lagi sebagai pemeran pembantu. Sama dia pernah jadi pengisi suara di film kartun troll. Hmmm... Jadi tertarik untuk nonton film itu di internet wk. Oke lanjut ngomongin pitch perfect 1, kalian harus nonton yang scene bagian audisi:

 
Nonton sampe akhir, soalnya yang bagian akhirnya justru yang penting (tapi gausah sampe dipause juga...dasar)

And then what? Gua cari-cari lagi lagu di google tentang judulnya cups-when I'm gone. Tak diragukan lagi, penyanyinya emang si anna kendrick. Bahkan ada video vevonya di youtube. Namun sebenernya, lagu ini tuh hasil remixan dari judul lagu yang sama, kalian bisa cari di youtube The Carter Famimly - Will You Miss Me When I'm Gone. Tapi, yang gua tampilin mah yang videonya si anna kendrick aja. Soalnya menurut gua malah lebih bagusan hasil remixannya daripada yang originalnya haha. Sila dilihat.


                                                 

Gimana? Jadi sukak juga kan? Pada dasarnya gua memang cowo pada umumnya, suka ngeliat cewe cakep (apalagi dia punya skill khusus) uhuy!


"I know, you will miss me when I'm gone"

---------------------------------------------------------------------------------------------------------

Bonus Video

Friday, June 3, 2016

Friday, January 29, 2016

Kamu
Tahu apa yang disebut cinta?
Cinta seharusnya ada pada saat sang juru masak menyajikan makanannya
Hingga akhirnya cinta termanifestasi dalam bentuk fisik
Begitulah cinta seharusnya ada

Pun
Kamu, kamu memiliki definisi tentang cinta itu sendiri
Bisa saja apa yang kamu bicarakan tentang cinta, bertolak belakang dengan apa yang aku bicarakan

Tak
Bisa dipungkiri, cinta datang kepada setiap insan dengan caranya sendiri
Entah pada saat yang tepat
Atau pada saat kamu tidak siap menerimanya

Mengerti.
Definisi tentang cinta tak akan membuatmu sukses dalam kehidupan percintaan
Karena cinta itu unik, sangat spesial dan terkhusus bagi dia yang ingin mencinta dan dicinta
Terlebih, cinta itu tersirat, seperti apa yang sebenarnya aku tuliskan


Malam sepi yang ramai di Hotel Hadi Poetra
Kuta, Denpasar
Bali

Monday, January 11, 2016

Malam ini aku sampai kos jam 00.15, melihat Adam Andytra sudah tidur terlelap di kasurku, aku kemudian melihat tv yang menyala. Ternyata tv itu menayangkan perahu kertas. Salah satu film Indonesia favoritku, kamu bisa melihat reviewku di sini.

Aku tadinya hanya ingin melihat sekilas, namun pesona Kugy membuatku tertahan.
Maudy Ayunda di film Perahu Kertas


Friday, January 30, 2015

Jadi ceritanya hari ini gua abis rapat infinity. Bukan rapat sih sebenernya, orang cuma gua, Andy, Bella, Arief, Dara, ya cuma ngobrol santay ngebahas kader. Apa ya? Ko jadi lupa mo nulis apa. Gua pengen bilang kalo gua kangen ngekader 2013, gua kangen dikader pas 2012 dulu, gua kangen angkatan infin gua...

Sunday, December 21, 2014

Gua rindu masa masa ini coba









Ini masa saat pelantikan gua sebagai anggota INFINITY dulu, tanggal 9 Maret 2013.

Mukanye masi pade muka bahagia semua HAHA

Sekarang mah kenangan tinggal kenangan :')

Bener-bener ya, emang waktu tuh harus dinikmatin. Ga bakal bisa ngulang masa lalu.

Hope to enjoy my time for the rest of my life B)




*ditulis setelah selesai rapat BP untuk periode 2014/2015 di kambing soon

Thursday, November 27, 2014

susah apabila harus terlihat gembira yang padahal dalam hati merasakan kesedihan yang amat mendalam.

------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Bandung, 26 November 2014
Pukul: 22.40


Hari ini hari yang bersejarah. Seharusnya sejarah mengabarkan berita baik. Namun tak semua sejarah mengabarkan berita yang baik bukan?

Sejarah.
Sebuah cerita yang seharusnya menjadi pelajaran bagi orang di masa depan. Sejarah harusnya bersifat fakta. Namun sejarah yang terlalu kaku tidak akan disukai (untuk didengar) banyak orang. Oleh karena itu banyak dari sejarah diceritakan dengan disertai sedikit "bumbu" agar terkesan menarik.

Hari ini hari bersejarah? Kenapa?
Ya, hari ini ada ketua INFINITY baru untuk periode 2014/2015. Ya, tanggal 26 November 2014, pukul 22.40. Saya ditetapkan tidak menjadi captain INFINITY periode 2014/2015. Lalu siapakah captain yang baru? Captain yang baru jatuh pada Isabella Roseline, seorang wanita ber-genre Hip hop jurusan Teknik Industri ITB angkatan 2012.

Rencana
rencana yang sudah saya pikirkan matang-matang tentang perubahan drastis yang ingin dilakukan dalam struktur INFINITY beserta keberjalanan di INFINITY, HANCUR TOTAL. GAGAL. Sepertinya saya mendapat karma.

Karma.
Setiap perbuatan seseorang kepada orang lain, suatu saat pasti akan balik kepada orang itu sendiri. Dalam konteks "karma" biasanya hal itu adalah hal yang buruk. Jadi saya pernah memarahi seseorang tentang pekerjaan dia tentang suatu acara. Saya membentaknya. Saya memarahinya memang karena saya merasa pekerjaan yang dia lakukan itu adalah pekerjaan yang gagal. Dan tentu saja saya tidak mau pekerjaan dia terlihat gagal dia anak calon INFINITY, karena saya sangat mencintai INFINITY. Namun mungkin bentakan saya telah menyakiti hati orang tersebut dan lalu pada akhirnya saya mendapat getahnya juga. Hal tentang "tidak menjadi ketua INFINITY periode 2014/2015" merupakan tamparan yang sangat keras bagi saya. Amat sangat keras. Saya baru tahu jawabannya, bahwa memarahi atas dasar apapun ternyata itu adalah perbuatan yang salah. Mungkin kata-kata "maaf" tidak akan cukup untuk menyembuhkan goresan pada hati yang terluka. Namun disini saya belajar, disini saya mengintropeksi diri bahwa saya memang salah. Maka untuk saat ini, saya hanya bisa berkata "maaf".


seharusnya


Pernah berkata.
Saya, kepada seorang teman: Pisau yang tajam tidak diasah dengan cara yang halus. Saya saat ini sedang diuji, saya tahu. Saya sedang diasah dengan cara yang tidak halus. Namun saya meyakini bahwa yang Maha Tahu sudah merencanakan sesuatu yang lebih besar dari ini. Maka dari itu, saya sedang dipersiapkan untuk suatu acara atau organisasi atau apapun itu, agar ketika saya sudah siap, saya bisa menjalaninya tanpa perlu gagal lagi.

aku


Turn away 'cause I need you more. - Rihanna
Di film mockingjay, bisa aja Katniss bilang, "No one hates Capitol more than me". Tapi disini saya juga bisa bilang "No one loves INFINITY more than me". Sumpah. For the rest of my life say yes say yes 'cause I need to know keknya gua bisa aja dengan gampang meninggalkan "itu" (sebut saja sebagai himpunan), namun tidak dengan INFINITY.


tahu

Akhir kata saya cuma bisa berharap (dan berharap, dan berharap), bahwa keputusan massa INFINITY untuk tidak menjadikan saya sebagai captain adalah keputusan yang tepat. Sejujurnya, saya kecewa apabila alasan tidak menjadikan saya ketua adalah alasan yang lemah, namun apa bisa dikata? Manusia makhluk lemah memang. Sudah ditakdirkan begitu. Semoga saja kepengurusan berikutnya bisa lebih baik dari ini.

About Me

Seoramg penikmat anime yang kadang menulis hal-hal yang terdapat dalam pikiran.

Tags

Contact us

Name

Email *

Message *