An engineer (soon to be), a dancer, a food enthusiast, an amateur food photographer, a traveller, a lover.

Saturday, November 14, 2020

 Surat ini kutunjukkan untukmu.

Maaf ku katakan.

Maaf bila tak bisa menjadi apa yang kau inginkan.

Maaf bila belum mampu menjadi seorang pemberani seperti yang kau inginkan.

Maaf bila ku tak menyapamu malam ini.

Bukan karena ku tak mau, namun ku terjebak dalam diskusi sampai tengah malam.

Aku tak mau mengganggu tidur lelapmu.

Izinkan aku memintamu memaafkanku, tolong kembalilah padaku.

Aku tak bisa hidup tanpamu.

Monday, October 26, 2020

 20 menit berlalu. Memang ya, kalau ada sesuatu yg dipikirkan susah untuk tidur, walaupun badan sudah lelah dan kepala tidak mau memikirkan, tapi otak tidak bisa berhenti bekerja.

------------

Calon pengantin pria datang ke calon pengantin wanita. Keluarga calon pengantin pria datang untuk niat melamar sang wanita. Cerita pun dimulai. 

1. Doa

2. Maksud dan tujuan

3. Penentuan tanggal

4. Penentuan konsep

5. Keputusan dari calon pengantin wanita

---------------

Begitulah kira2 konsep acara secara ringkas apabila ada calon pengantin pria yg ingin melamar calon pengantin wanita. Apabila dilihat, hal ini bisa disandingkan dengan sebuah Tugas Akhir/skripsi, yg mana nomor 1 dan 2 bisa disandingkan dengan Bab 1 dan 2. Bagi yg bertanya-tanya mengapa ada bab 2 (karena  biasanya bab 2 ialah dasar teori), maka ku berikan penjelasan sebagai berikut:


"Barangsiapa menikah, maka ia telah menyempurnakan separuh ibadahnya (agamanya). Dan hendaklah ia bertakwa kepada Allah SWT dalam memelihara yang sebagian lagi." (HR. Thabrani dan Hakim).


Ya. Dasar teori dari pernikahan tidak lain adalah karena ibadah. Sehingga bagi kepercayaan saya, hadist tersebut sudah cukup kuat untuk dijadikan dasar teori.


Nomor 3 dan 4, bisa dikaitkan dengan pengumpulan data serta pembahasan (BAB 3 & 4). Disini biasanya peliknya. Mulai dari pengambilan data yg tidak relevan, atau bahkan data tidak bisa diambil karena beberapa hal. Dalam pernikahan misalnya, kalau sudah cocok dengan tanggal nikah, maka selanjutnya yg dibahas ialah konsep acara nikahnya. Nikahnya mau dimana, pakai adat atau tidak, siapa yg mau bayar, undangannya berapa, tamu undangannya pada duduk semua atau ada yg standing. Dan berbagai macam hal lainnya.


Kalau dibahas secara detail 1 per 1, misalnya lokasi nikah. Bisa saja 1 pihak sangat mengingkan suatu lokasi dan 1 pihak lain menginginkan lokasi yg lain. Kendalanya mungkin bisa akan berkurang apabila ada 1 pihak yg ingin menguasai acara pernikahan tersebut dan yg lain tinggal mengikuti (mungkin biasanya itu pernikahan beda kota). Jadi chance bagi 1 pihak tersebut untuk mengintervensi kecil karena tidak bisa memantau juga pernikahan di lokasi luar kota tersebut.


Yang kedua, permasalahan memakai adat atau tidak. Mungkin saja kedua pihak setuju untuk tidak dilakukan adat. Namun bisa saja ada pihak ketiga yang merasa bahwa adat tersebut penting. Apakah kedua pihak tersebut harus mengikuti keinginan pihak ketiga? Atau mengabaikan keinginan pihak ketiga tersebut? Apakah pihak ketiga tersebut hanya anak kecil yg suaranya bisa kita abaikan?


Permasalahan siapa yg mau bayar yg gw tau biasanya ada di pihak cewe. Karena pernikahan (terkhususnya di adat jawa) adalah acara dari pihak cewe. Namun bagaimana kalau pihak cowo yg ingin melangsungkan pernikahan? Apakah pihak cewe akan terima? Apakah tidak merasa tersinggung? Lalu bagaimana kalau konsep nikah yg diinginkan keluarga cowo tidak sesuai dengan konsep nikah keluarga cewe? Namun keluarga cewe pun tidak bisa melakukan apa2 karena acara tersebut yg bayar bukan dari keluarga cewe?


Banyak hal yg sangat bisa dibahas pada nomor 3 dan nomor 4. Sebenarnya kunci utama dari keberhasilan pengumpulan data dan pembahasan ialah mencari source of problemnya terlebih dahulu. Sehingga pengumpulan data dan pembahasan bisa menjawab inti permasalahan tersebut.


Nomor 5, seperti yg sudah kita ketahui bersama ialah kesimpulan. Dalam acara lamaran, pihak cewe akan menentukan apakah sang pihak cowo merupakan pihak yg layak untuk menikahi anak (cewek) nya? Yang harus diingat ialah jadi/tidaknya nikah berada di pihak cewe. Sehingga seharusnya pihak cowo akan lebih kalem dan mencoba merayu pihak cewe agar mau dinikahi. Karena apabila diawal memang tidak mau menikahi pihak cewe, kenapa harus capek2 datang melamar?

Tuesday, April 7, 2020

"Apa definisi sayang menurut kamu?", intan bertanya padaku malam ini. Aku menjawab, "sayang itu ialah ketika aku memberikan waktuku padamu". Lalu sekitika ia merespon, "lalu kalau kamu sibuk bermain game dan tidak memberikan waktumu padaku, kamu tidak sayang". Aku jawab "aku sayang, karena kita masih bersama."

Masih tampak raut tak puas pada wajahnya, aku bertanya padanya, "menurut kamu apa itu sayang?". Dia menjawab, "sayang itu adalah ketika seseorang ingin melindungi, memberi perhatian, dll". Lalu aku sekita memikirkan kata yg lebih simpel daripada definisi2 diatas yaitu, "sayang itu adalah ketika ingin memberikan segalanya tanpa mengharapkan kembali". Intan tidak setuju, menurut dia itu adalah kasih ibu. Jadi kami sepakat bahwa definisi sayang ialah "sayang adalah perasaan ingin memberikan." Titik.

Jadi kamu beneran sayang?

Monday, December 30, 2019

Dibikin part. 2, karena ternyata gua pernah nulis judul blog "Bandung" juga, silahkan dicek isinya apa. Gua pun kaget ternyata pernah buat artikel dengan judul ini, dan isinya ternyata begitu.

------------------------------------

Aku menghabiskan masa cuti ku tahun ini untuk liburan ke Bandung. Tidak semua, hanya sebagian besar. Rencana awalnya memang aku bertujuan untuk menghabiskan seluruh waktu cutiku untuk liburan di Bandung, tapi aku memiliki kekhawatiran, kekhawatiran akan kesehatanku. Yang pertama, aku tinggal di rumah eyangku di Cimahi, yg mana setiap aku kesana lebih dari 2 malam, biasanya aku akan merasakan sesak napas. Mungkin karena aku alergi bulu kucing (eyangku memelihara kucing fyi) dan debu (Aku tidur di lantai 2 yg aku pikir jarang disapu oleh eyangku). Kemudian yg kedua ialah, kondisi badanku ketika ke Bandung kemarin memang betul2 tidak fit 100%, aku masih flu dan demam. Jika aku terus menerus di Bandung, aku akan sering main, dan bisa jadi membuat tubuhku tambah parah.

Aku tiba di Bandung ialah pada tanggal 21 Des. Cuaca agak mendung saat itu, aku bergegas bersama intan untuk segera mengambil motor yg sengaja aku sewa untuk kebutuhanku menjelajahi Bandung semasa cuti. Setelah itu, kami mulai jalan2, pertama dengan mengisi perut terlebih dahulu, karena memang sudah waktunya makan siang. Kami mengunjungi Mie Linggarjati,  yg tak disangka sangka, ternyata memiliki alpukat kocok yang enak.

Yamin manis babat + alpukat
Spot kedua yang kami kunjungi ialah museum geologi. Sejujurnya, 2 spot ini aku terinspirasi oleh salah satu temenku, di IG Story dia beberapa waktu sebelum aku ke Bandung, dia mengunjungi spot2 tersebut, oleh karena itulah aku jadi terinspirasi untuk mendatangi objek wisata itu. Namun khusus yg museum geologi, mengapa aku begitu minat adalah untuk mengenang masa PDKT ku dulu dengan intan haha. Jadi dulu saat pertama kali aku ke museum geologi (study tour sekolah) aku dan dia masih belum pacaran, jadi ketika aku dekati, dia menjauh, dan begitu seterusnya. Namun kini?

Dideketin tapi ga menjauh >.<
Malamnya, kami makan di bubur ayam gibbas yg terkenal akan porsi ayamnya yg super banyak dilanjut dengan ngobrol2 tidak santai di lacamera sambil makan chicken waffle (tiba2 ngidam chicken waffle pas di Bandung, untung dapet rekomendasi dari aris).

Menarique ga seh

Ayamnya 1 mangkok sendiri men
Hari-hari esoknya aku lebih banyak menghabiskan waktu untuk bermain boardgame, ngobrol2 tidak jelas serta bertemu dengan teman2 baru.

Jumlah player terbanyak setelah lulus kuliah 
Aku pulang kembali ke Jakarta pada tanggal 26 Desember pukul 04.30 dari Cimahi. Aku pulang bersama Ibuku dengan mengendarai mobil. Aku tidak menyetir, karena aku kurang enak badan, namun sepanjang perjalanan aku tidak bisa tidur. Adalah Hal-yang-sangat-umum-terjadi ketika aku melakukan perjalanan Jakarta-bandung ataupun sebaliknya aku tidak bisa tidur akibat aku banyak memikirkan sesuatu. (Silahkan cek postingan ku disini tentang pikiranku saat dalam perjalanan Jakarta-Bandung).

Dalam perjalanan pulang itu, aku memikirkan kembali, mengapa aku sangat ingin berada di Bandung? Apakah karena suasananya? Apakah karena teman-temannya? Atau karena faktor dari dimensi lain yg menarikku untuk segera kembali ke Bandung? Aku tidak tahu. Tapi yang jelas, aku selalu ingin ke Bandung. Entah sendiri, entah bersama teman. Aku yakin aku tidak akan kesepian ketika aku di Bandung, aku bisa menemukan teman-teman baru atau bahkan mungkin ya aku hanya berjalan-jalan santai saja di Bandung menikmati sejuknya udara Bandung. Bahkan aku bermimpi, di masa tuaku, aku ingin memiliki kos2an di daerah dago, dan aku tinggal di dekat situ.

Karena aku setuju kata-kata Pidi Baiq, yg terpampang jelas di terowongan jalan Asia Afrika, yg terdapat pula di Novel Dilan:

"Dan Bandung bagiku bukan cuma masalah geografis, lebih jauh dari itu melibatkan perasaan, yang bersamaku ketika sunyi"

Tuesday, November 12, 2019

Kalau kau dikalahkan oleh kelemahan dan ketakutanmu sendiri,
Nyalakan api di hatimu,
Gertakkan gigimu,
Dan terus maju.

Sekali pun kau berhenti di tengah jalan dan merasa takut,
Kau tak akan bisa menghentikan aliran waktu.

Jangan sedih
Karena kita semua nantinya akan menuju akhir

-kimetsu no yaiba ch. 66

Wednesday, March 27, 2019

Yep, today I turn to 25, I lived in this world for a quarter century. Amazing. When I was a kid, I even think normal people will die at 20, but here I am, (alhamdulillah) still breathing and now lying on my bed.

Today, was a great day. I enjoy every wishes from my friends since morning, whether they congratulate me directly or via chat message. Funny, because in this age, I would expect nothing and in the first time I expect that kind of wishes won't affect me, but it turns wrong. Those wishes turn out to make me glad.



1

2

3

4

5

6

7

8
9

10

11

12

13
14

15

16

17


I upload those screenshots with hope that wishes won't loss from my phone and the most important thing is, those wishes will come true.

Besides that, intan surprise me by buying me a cake, Tous Le Jour. I never bought any TLJ cake before because usually my father got me The Harvest or Sahid's Cake (I forget the name of the sahid cake shop). The cake from Intan is look like this:
TLJ
After I got home, surpringly my dad and my mom make me some party. We eat nasi kuning and Ayam Goreng Suharti.
Yiha
I'm very excited how's my life going till next year. XD

Friday, February 8, 2019

Ada-ada saja cara Yang Maha Kuasa menunjukkan betapa patut bersyukurnya dirimu. Contohnya aku, hari ini aku lembur, baru sampai rumah sekitar jam 12 kurang. Sudah lelah mengerjakan NAK Pelita Air Service yang kalau aku lihat secara sekilas, masih banyak bolongnya. Padahal, kami dikejar dengan jatuh tempo tanggal 18 Februari, sedangkan komite kreditnya akan melaksanakan training minggu depan. Sehingga, mau tidak mau, RKK akan diadakan sore ini, Jumat, jam 4.

Oke, lantas apa yg menyebabkan aku menulis blog ini? Itu karena aku melihat bintang. Ya, bintang. Ternyata, di langit malam Jakarta, aku masih bisa melihat bintang. Aku pikir, Jakarta sudah penuh dengan polusi udara, maupun polusi cahaya. Nyatanya? Malam ini aku berhasil melihat banyak bintang. Aku jadi rindu langit Bandung, cuaca sejuknya, pemandangannya. Langit Jakarta malam ini membuat aku merasa seperti di Bandung.

Rupanya bahagia bisa dengan cara yg sangat mudah, ada2 saja ya cara-Nya.

About Me

Seoramg penikmat anime yang kadang menulis hal-hal yang terdapat dalam pikiran.

Contact us

Name

Email *

Message *