An engineer (soon to be), a dancer, a food enthusiast, an amateur food photographer, a traveller, a lover.

Monday, August 25, 2014










You're the first, but not the last.













Monday, August 4, 2014

Perpisahan sering berakhir tidak menyenangkan. 

"Perpisahan" disini bukan "perpisahan untuk selama-lamanya" namun "perpisahan-sejenak-yang-mungkin-akan-bertemu-lagi-di-lain-waktu-yang-cukup-singkat".

"Sering" disini tidak berarti "selalu", namun intensitasnya berlangsung "sangat sering".

"Berakhir" disini artinya "selesai" atau "habis".

"Tidak menyenangkan" disini literally "tidak menyenangkan".


  Titik. Bukan tanda tanya.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------



Anonymous di ask.fm berperan dalam penulisan cerita kali ini. Saya tidak tahu, atau apakah saya yang kurang peduli, namun anonymous ini seperti mempunyai kemampuan dalam membaca pikiran. Saya berbicara seperti ini karena saya tidak merasa menceritakan kisah hidup saya akhir-akhir kepada orang lain. Pertama-tama anonymous ini bertanya pertanyaan ini lalu berlanjut ke pertanyaan yang akhirnya menggugah saya untuk menulis blog ini (link)
















saya rindu momen lebaran.


Saturday, July 26, 2014





Karena yang pertama tak akan terjadi dua kali.

Thursday, July 17, 2014

Ketika tidak ada tempat untuk bersandar kepada orang lain







ingat








Masih ada sajadah tempat untuk bersujud kepada
Yang Maha Bisa Disandarkan

Kenapa sih orang itu mesti dateng di kehidupan gua (yang menurut GUA tenang-tenang aja). Padahal mah 1 orang aja udah susah banget diurus, ini nambah lagi 1. Dasar manusia

Tuesday, July 8, 2014

Ketika banyak agenda yang perlu dikerjakan, maka timbullah prioritas. Disusun berdasarkan dari agenda yang dirasa paling penting, hingga ke agenda yang dirasa kurang penting. Namun sayangnya, setiap orang punya prioritas yang berbeda-beda. Sayangnya lagi, di tiap agenda itu ada orang-orang yang selalu ingin menarik orang-orang yang memiliki prioritas lain untuk masuk ke agenda (prioritas) mereka. Lalu siapakah yang salah?

Tidak ada yang salah

Ketika prioritas pertama telah diselesaikan, maka orang itu akan melanjutkan ke prioritas berikutnya. Namun sayangnya, semakin bawah tingkat prioritas, semakin kecil pula niat orang itu untuk melakukan agenda tersebut. Maka dari itu, ketika memang orang itu punya waktu kosong, waktu tersebut tidak dimanfaatkan untuk melakukan prioritas yang selanjutnya, melainkan hal lain.

Kali ini, tidak tahu salah apa tidak

About Me

Seoramg penikmat anime yang kadang menulis hal-hal yang terdapat dalam pikiran.

Contact us

Name

Email *

Message *