An engineer (soon to be), a dancer, a food enthusiast, an amateur food photographer, a traveller, a lover.

Saturday, May 26, 2018

Pendidikan Karakter

Pernah denger quote "knowledge is power but character is more" ? Gua liat itu dipampang di lorong salah satu SMA di Bandung.

Berbicara tentang pengetahuan (knowledge) sudah pasti itu ialah tugas sekolah untuk mendidik murid-murid memiliki pengetahuan yang luas, tapi yang gua bingung, kenapa justru SMA tersebut lebih menekankan pada karakter? Sampe dipajang slogannya di lorong sekolah. Padahal, kita semua tau itu bukan tugas sekolah untuk mendidik karakter seseorang, melainkan tugas orang tua, yg artinya tugas di rumah.

Kenapa karakter itu penting? Kalo gua pikir, karakter tiap individu akan membangun karakter bangsa. Gua baru liat video di ig tentang orang nari2 ceritaim tentang kanada, disitu mereka bilang orang kanada pemaaf, sopan, dll. Is that so? Jujur gua sih belum pernah kesana, tapi apakah benar SETIAP orang kanada seperti itu? Tapi apa yang terjadi? Buktinya banyak orang yg bilang bahwa orang Kanada seperti itu. Mereka memiliki karakter bangsa seperti itu, ya wajar kalau masyarakat dunia menilai mereka menjadi bangsa yang berdaulat.

Mari kita bandingkan dengan Indonesia, apakah benar orang Indonesia masih terkenal akan keramah tamahannya? Kesopanannya? Sifat kegotong royongannya? Gua sih ga yakin. Gua lebih yakin kalo orang Indonesia memiliki sifat egois, mental peminta dan korup. Yha, bisa kita lihat di Indonesia banyak terjadi praktik KKN dan yg aneh, hal itu dinilai wajar.

Membentuk karakter itu susah, apalagi karakter tidak bisa dipelajari secara singkat. Bandingkan dengan mempelajari pelajaran sekolah, asal kita mau baca bukunya, ngertiin inti dari materi tersebut, latian soal, gua yakin pasti paham tuh materi dalam waktu yg singkat.
Kalau mengutip kata2 dari guru gua pas SMA (entah dia tau ini dari mana, who knows ya):
Jagalah pikiranmu, karena pikiranmu akan menjadi ucapanmu
Jagalah ucapanmu, karena ucapanmu akan menjadi perbuatanmu
Jagalah perbuatanmu, karena perbuatanmu akan menjadi sifatmu
Jagalah sifatmu, karena sifatmu akan menjadi KARAKTERmu
Jagalah KARAKTERmu, karena KARAKTERmu akan menjadi NASIBmu


Jadi? Mau nasib jadi pengemis? Gua sih ogah.

No comments:

Post a Comment

About Me

Seoramg penikmat anime yang kadang menulis hal-hal yang terdapat dalam pikiran.

Contact us

Name

Email *

Message *